Laman

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 November 2014

Catatan Ust. Mohammad Fauzil Adhim

“Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana munculnya. Karena itu, beruntunglah orang-orang yang ‘asing’.” (HR Muslim).

AKAN ada zaman ketika melaksanakan tuntunan menjadi tontonan. Akan ada masa tatkala menunaikan keta’atan kepada Allah ‘Azza wa Jalla dianggap sebagai keanehan. Akan ada saat manakala bersungguh-sungguh dalam memenuhi kewajiban agama dipandang sebagai perilaku berlebihan dan bahkan melampaui batas. Akan datang suatu masa saat berpegang teguh kepada dienul Islam ini dianggap ketidakwarasan. Mereka asing di mata manusia, dan manusia pun mengasingkannya.

Inilah masa ketika berpegang teguh pada sunnah justru dianggap meninggalkan sunnah. Mereka dicerca dan tersisih. Kebenaran bagai bara api.“Akan datang kepada manusia masa (ketika) orang yang bersabar menjalankan agamanya di antara mereka seperti memegang bara api.” (HR. Tirmidzi).

Agama ini terasing dari ummat Islam, di antaranya bersebab semakin sedikitnya orang yang memberi nasehat dan peringatan. Inilah masa ketika majelis agama tak lagi memberi ilmu, nasehat dan peringatan. Bahkan keluh lidah para penceramah dari memperingatkan. Inilah masa ketika wahn (cinta dunia takut mati) dan waham (sangka; curiga) merasuk kuat, seakan muru’ah (kehormatan, wibawa) hanya tegak dengan kemewahan dan penampilan. Maafkan saya. Yang bertutur ini masih jauh dari agama. Semoga ada yang dapat kita renungi. Semoga kita belajar memuliakan agama ini.

*Catatan Ust. Mohammad Fauzil Adhim*

Sumber klik disini

Kisah Tukang Bakso : Jawaban Singkat Memaknai Ibadah

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik–rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor, terdengar suara tek…tek….tek… Suara tukang bakso dorong lewat.

Sambil menyeka keringat, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak–anak, “Siapa yang mau bakso?” “Mauuu…”, secara serempak dan kompak anak–anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, saya membayarnya. Namun, ada satu hal yang menggelitik pikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan di laci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini. “Mang kalo boleh tahu, kenapa uang–uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan?”

“Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain, tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita–cita penyempurnaan iman.“

“Maksudnya?”, saya melanjutkan bertanya.

”Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut:

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari–hari Emang dan keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang, yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa disetiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.”

Hatiku sangat…sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu.

Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki. Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut: ”Iya memang bagus, tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya…”

Emang menjawab, ” Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri.

Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.

“Masya Allah…sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso.”

Sahabat… Cerita ini sangat sederhana. Namun, semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Amin

Sumber artikel klik disini

Kamis, 19 Juli 2012

Perbedaan Taaruf dengan Pacaran

Kali ini akan dibahas mengenai perbedaan antara Ta'aruf dan pacaran. Mau tau apa perbedaannya? Lanjutkan bacanya

Tujuan :
- taaruf (t) : mengenal calon istri/suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan.
- pacaran (p) : mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran, syukur-syukur bisa nikah …


Kapan dimulai
- t : saat calon suami dan calon istri sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental serta materi.
- p : saat sudah diledek sama teman:”koq masih jomblo?”, atau saat butuh temen curhat, atau saat taruhan dengan teman.

Waktu
- t : sesuai dengan adab bertamu.
- p : pagi boleh, siang oke, sore ayo, malam bisa, dini hari klo ngga ada yang komplain juga ngga apa-apa.

Tempat pertemuan
- t : di rumah sang calon, balai pertemuan, musholla, masjid, sekolahan.
- p : di rumah sang calon, kantor, mall, cafe, diskotik, tempat wisata, kendaraan umum & pribadi, pabrik.

Frekuensi pertemuan
- t : lebih sedikit lebih baik karena menghindari zina hati.
- p : lazimnya seminggu sekali, pas malem minggu.

Lama pertemuan
- t : sesuai dengan adab bertamu
- p : selama belum ada yang komplain, lanjut !

Materi pertemuan

- t : kondisi pribadi, keluarga, harapan, serta keinginan di masa depan.
- p : cerita apa aja kejadian minggu ini, ngobrol ngalur-ngidul, ketawa-ketiwi.

Jumlah yang hadir

- t : minimal calon lelaki, calon perempuan, serta seorang pendamping (bertiga). maksimal tidak terbatas (disesuaikan adab tamu).
- p : calon lelaki dan calon perempuan saja (berdua). klo rame-rame bukan pacaran, tapi rombongan.

Biaya
- t : secukupnya dalam rangka menghormati tamu (sesuai adab tamu).
- p : kalau ada biaya: ngapel, kalau ngga ada absent dulu atau cari pinjeman, terus tempat pertemuannya di rumah aja kali ya? tapi gengsi dong pacaran di rumah doang ?? apa kata doi coba ??

Lamanya
- t : ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat lebih baik. dan ketika informasi sudah cukup (bisa seminggu, sebulan, 2 bulan), apa lagi yang ditunggu-tunggu?
- p : bisa 3 bulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan mungkin 10 tahun.

Saat tidak ada kecocokan saat proses
- t : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan menyebut alasannya.
- p : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan/tanpa menyebut alasannya.

Oleh : Abdurrahman,S.Ag (Kumpulan Kultum)

Sumber artikel klik disini

Sabtu, 07 Juli 2012

Nasihat Ummi Tentang Jodoh

Seorang anak laki-laki bertanya pada ummi nya,
Ummi, jika kelak anakmu ini akan menikah, istri seperti apakah yang hendaknya kupilih ?
Ummi menjawab, “Nak, seorang istri yang baik adalah dia yang saat kau pandang hilang resahmu,
Saat kau bersamanya tentram hatimu dan Saat kau pamit menjemput rizki ia lambaikan tangan
sambil mendoakanmu”.

“Tapi Ummi, Aku belum tahu sifatnya, bagaimana aku dapat mengenalnya?” Aku menyela.
Sang Ummi yang bijak menjawab, “Nak, jika kau ingin tahu kasihsayang nya padamu lihatlah bagaimana
ia memuliakan ummi dan abi nya, Jika kau ingin melihat besar kasih saying nya pada anak-anak mu kelak
lihatlah perlakuannya terhadap adik dan kakaknya”.

Aku termenung sejenak …

Ummi melanjutkan, “ Nak, Jodohmu sudah ada ditangan-Nya. Jangan pernah khawatir. Khawatirlah jika
kau belum bisa memperbaiki diri, Khawatirlah jika kau belum pantas menjadi suami bagi pendampingmu,
Khawatirlah jika ibadahmu hanya tuk dilihat khalayak bukan untuk-Nya. Padahal Dia yang memberikannya untukmu. “

“Nak,perbaiki akhlaq mu, maka kau akan dapatkan pujaan hatimu, Luruskan niatmu, maka kau akan
dapatkan bidadari dunia akhiratmu, Sempurnakan ikhtiarmu maka niscaya jodohmu terbaik kan mendekat padamu.”
Aku menelan ludah, menyadari apa-apa yang ummi sampaikan. Menyadari segala kekuranganku.

Aku bertanya lagi pada ummi,
“Namun, ya Ummi, pernikahan begitu indah kudengar, membuat kuingin segera melaksanakan,
namun bila kulihat aral melintang pukang, hatiku selalu maju mundur dibuatnya.”

Ummi tersenyum padaku dan menunjuk keatas, aku tertunduk…..
Akhirnya aku segera tersadar hanya kepada-Nya lah tempatku bersandar yang akan menguatkan hati yang terkapar.

InsyaALLAH aku yakin azzamku akan terwujud lancar jika semua-semua aku serahkan pada-Nya

Jumat, 18 November 2011

Kerikil

Apa yang anda rasakan ketika suatu saat anda sedang berjalan tanpa alas kaki, lalu kaki anda tersandung batu kerikil. terlepas kerikil tersebut besar atau kecil, secara refleks kaki kita pasti akan merasakan sakit. Begitu halnya dengan perjalanan hidup dan karir. Pastinya ada banyak kerikil kecil dan besar menyertai perjalanan hidup dan karir kita. Bagi orang yang memiliki jiwa pemenang tentunya kerikil-kerikil tersebut bukanlah sebuah masalah yang berarti, karena mereka sadar bahwa setiap kaki kita sakit karena tersandung kerikil, ada obat yang mampu menyembuhkan rasa sakit kita.

Sadar akan  adanya obat yang mampu menyembuhkan, janganlah jadi orang yang cengeng dan rapuh. Bukankah Rasulullah telah menegaskan bahwa seorang mu'min yang kuat itu lebih baik dan dicintai Allah daripada mu'min yang lemah. Jadilah orang yang tangguh seperti karang, meski ombak keras menghantamnya berulang kali, ia tetap kokoh.

Jangan ciut hanya karena ejekan, cemoohan, atau hinaan yang datang bertubi-tubi., selama apa yang kita lakukan tidak menyimpang dari syari'at islam. Malulah terhadap Allah daripada terhadap manusia. Allah itu pemilik manusia, Ia maha segalanya, sedangkan manusia hanyalah mahluk lemah yang dikendalikan Allah. Sejahat apapun rencana manusia, jika Allah tidak berkendak, makan tak ada yang tak mungkin bagi Allah.

Semoga catatan singkat ini bisa menjadi bahan renungan dan penyemangat hidup agar kita lebih percaya diri dan kembali semangat dalam menjalani hidup.Al-haqqu mirrobbika falaa takuunanna minal mumtariin.


Sabtu, 01 Oktober 2011

Perjuangan Tak Kenal Lelah

Sebelum kita di ciptakan ke dunia ini, kita harus bersaing dengan berjuta sel telur agar kita bisa lahir ke dunia. Tanpa perjuangan, mustahil sel telur tersebut dapat membuahi. Setelah hidup di dunia, manusia di tuntut untuk bisa bersaing dengan manusia-manusia yang lainnya agar bisa bertahan hidup. Jika manusia tersebut memiliki semangat dan prinsip yang sangat kuat, maka tunggulah kesuksesan menghampirinya. Adapun jika sebaliknya, tunggulah penyesalan yang akan diratapi tiada akhir.

Orang-orang yang saat ini menikmati manisnya hidup, bukan berarti mereka tak pernah mengalami pahitnya perjuangan. Tidak ada masalah yang berat bagi orang-orang yang bermental pejuang. "merdeka atau mati" itulah semboyan para pahlawan pada saat mereka melawan penjajah. Di era globalisasi dan perdagangan bebas ini, kita semua ditantang untuk bisa bersaing dengan pihak asing. "Jadi pilih mana, Menjadi Pejuang atau Pecundang?"

Jangan Gelisah Please!

Allah menganugerahkan rasa pada setiap individu bukan tanpa arti. uniknya, rasa tersebut diciptakan-Nya berpasangan. Jika suatu saat kita merasakan kegelisahan, maka pasti cepat atau lambat kita juga akan merasakan ketenangan. Allah ciptakan semua itu dengan segala misteri-Nya. Bahkan ketika ada orang yang mampu menerawang masa depan pun hanya mampu mengatakan bahwa itu prediksi, bukan sebuah kepastian. Itulah salah satu perbedaan antara tukang ramal dengan Allah. Allah memberi kepastian, bukan ramalan.Seluruh kepastiannya telah tercatat di Lauh mahfudz, namun tak seorangpun yang mampu mengetahuinya.

Kegelisahan dan ketenangan ibarat dua sisi mata uang. Ketika kita berada di bangku kuliah, maka kegelisahan untuk lulus selalu bergelayut dalam benak kita.Namun akhirnya kegelisahanpun sirna ketika kita mampu lulus kuliah, apalagi dengan predikat cumlaude. Setelah lulus kuliah, kegelisahanpun berganti. Orang yang ingin menjalankan bisnis gelisah karena belum tentu usaha yang dirintisnya berhasil. Begitupula orang yang mencari pekerjaan, mereka gelisah karena harus bersaing dengan lulusan kampus lain yang tak kalah bagus.

Kegelisahan dan ketenangan akan silih berganti mampir di kehidupan kita. Allah telah menguatkan dalam firman-Nya di surah Al-Baqoroh ayat 155 yang artinya

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (Q.S. Al-Baqoroh:155)

Satu kata yang harus kita garisbawahi pada ayat diatas, yaitu SABAR. Satu kata yang singkat, mudah diucapkan, namun terkadang kita merasa sulit untuk mengamalkan di keseharian kita. Ketika berbagai permasalahan dan kegelisahan menerpa kita, tetaplah berkarya dan pikirkanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Mungkin prosesnya akan memakan waktu lama, namun yakinlah dengan kesabaran semua akan berakhir indah.Ketika sesuatu yang kita harapkan mungkin kurang layak, maka seiring berjalannya waktu, seiring banyaknya prestasi kita, semua pasti akan menyesuaikan. Teruslah bersyukur, dan jangan lupa untuk berbagi setiap kegelisahan lewat dari kehidupan kita. Semoga Allah selalu memberi kekuatan kepada kita semua.Amin.

Mengapa Menikah Baik Untuk Kesehatan Mental

Jakarta - Pernikahan adalah sesuatu yang baik dan bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan terutama kesehatan mental. Mengapa?

Seperti yang dikutip dari thirdage, para peneliti dari Amerika mengklaim bahwa dukungan emosional antara seorang suami dan istri dapat bantu menghindari depresi. Para peneliti tersebut telah mempelajari 3.066 orang dewasa pada saat belum menikah dan sesudah menikah dengan mengukur kondisi seperti ketidakmampuan tidur atau kesedihan persisten.

Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat penurunan tajam orang-orang yang mengalami depresi setelah mereka menikah. Penemuan ini cukup mengejutkan para peneliti yang awalnya menganggap pernikahan justru memberikan tambahan beban terhadap seseorang.

"Kami benar-benar menemukan kebalikan dai sesuatu yang kami harapkan. Ternyata dorongan emosional kepada orang lain dapat mengurangi gejala depresi," ujar Adrianne Frech, salah satu peneliti dalam pertemuan tahunan American Sociological Association di Montreal, Kanada.

Rekan peneliti, Kristi Williams menambahkan, "Orang yang depresi mungkin hanya membutuhkan keintiman, kedekatan emosional dan dukungan sosial. Pernikahan memberikan beberapa hal tersebut."

Williams juga menjelaskan bahwa orang yang menikah memiliki tingkat depresi dan stres yang lebih rendah dan sekitar 40 persen mengaku sangat bahagia dengan kehidupannya dibandingkan dengan orang yang melajang. Hal ini dikarenakan adanya dukungan dari pasangan dan teman untuk berbagi sehingga masalah yang dihadapinya terasa lebih ringan.

Menikah juga bisa meningkatkan harga diri, kepercayaan diri yang diimbangi dengan mengurangi kecemasan dan depresi. Akibatnya hormon kortisol (hormon stres) yang lebih rendah membuatnya terhindar dari penyakit jantung atau kardiovaskular lainnya.

(eya/eny)

Sumber tulisan klik disini

Jumat, 11 Februari 2011

REFLEKSI KEHIDUPAN

Dinamika kehidupan memang terkadang indah, tapi banyak juga yang tak seindah bayangan kita..kodrat manusia pada dasarnya menginginkan semuanya berjalan indah dan mulus sesuai rencana..tapi pada kenyataannya, kita sering dihadapkan dengan berbagai situsai dan kondisi yang menuntut adrenalin dan otak kita bekerja sangat kencang.

Emosi yang terkadang tidak stabil juga sedikit banyak mempengaruhi ritme kehidupan kita. Terkadang kita disibukan meluapkan emosi kita dan lupa akan tujuan utama kita..hadeuh..please deh..teruslah berkarya agar kelak suatu saat kita akan dikenang dengan goresan tinta emas..jangan pernah menyesali apa yang telah berlalu, tapi berusahalah untuk mengambil hikmah dan menjadi yang terbaik. Insya Allah.

Minggu, 27 Juni 2010

Bersaing Secara Sehat

Dalam dunia bisnis, terkadang kita dihadapkan dengan berbagai keadaan, entah itu dari dalam diri kira, dari orang-orang yang ada di sekitar kita, maupun rival bisnis kita. Sebuah kejadian kemarin siang telah mengingatkan saya akan persaingan yang sehat. Di dekat rumah saya, baru-baru ini dibangun sebuah supermarket khusus kebutuhan alat tulis kantor. hebatnya lagi, supermarket tersebut mampu menjual seluruh dagangannya dengan harga yang sangat-sangat murah. bayangkan saja, jika kita membeli barang yang sama di toko lain seharga Rp.40.000, maka kita bisa mendapatkan barang yang sama di supermarket tersebut hanya dengan RP.25.000 saja. selain itu. Karena para pedagang di pasar tidak mampu lagi menurunkan harga sesuai dengan supermarket tersebut, maka siang kemarin mereka beramai-ramai berdemo di hadapan supermarket tersebut. Dari cerita berikut, ada sebuh fenomena yang dahulu kita hanya mendengarnya melalui lantunan lagu, sekarang kita sudah menyaksikan secara nyata, pernahkah kita mendengar sebuah lagu "yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin..." ya, hari ini saya melihat fenomena tersebut dengan mata kepala saya sendiri. Yang kaya dengan seenak hati menjatuhkan harga sehingga konsumen lebih banyak berbelanja kepada si kaya, sementara yang miskin, nasib mereka tidak naik-naik karena mereka selalu "dihimpit" oleh si kaya.Allahu a'lam.

Selasa, 04 Mei 2010

Yakinlah dengan pilihanmu

Ketika kita dihadapkan dengan sebuah pilihan, pasti kita akan berusaha untuk memilih yang terbaik. Terbaik untuk dunia dan akhirat tentunya. Ketika kita memilih pastilah sudah dipikirkan matang-matang akan pilihan kita. Tetaplah optimis dengan pilihan kita. Jika kita yakin bahwa pilihan kita adalah yang terbaik, maka jangan pernah ragu dan menoleh lagi ke belakang. Maju terus dan gapai apa yang menjadi pilihanmu. Bismillahirrohmanirrohiim.

Rabu, 10 Maret 2010

TAKDIR

Pernah dalam suatu film mendengar ada sebuah pernyataan bahwa semua takdi yang terjadi di dunia ini telah tercatat dalam mega server Allah azza wajalla di lauh mahfudz. Kehidupan, kematian, kaya, miskin, dan lain sebagainya semuanya telah Allah gariskan. Seseorang memang berhak untuk berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai yang terbaik dalam kehidupannya, tetapi pada hakikatnya apa yang nantinya terjadi merupakan ketentuan yang akan telah tercatat ketetapannya. Takdir memang terbagi dua, yaitu takdir musayyar dan takdir mukhoyyar. Takdir musayyar merupakan takdir yang sudah menjadi hak prerogatif Allah SWT, sedangkan takdir mukhoyyar merupakan takdir yang masih memungkionkan untuk dirubah ketentuannya oleh manusia itu sendiri. Contoh ketentuan yang telah menjadi hak prerogatif allah adalah umur manusia, sedangkan contoh takdir yang masih memungkinkan manusia untuk memilihnya adalah prestasi, kesuksesan, dan lain sebagainya. Okay itu dulu deh dongeng kita malam ini. Good Night every body. Wassalam

Selasa, 09 Maret 2010

Kebohongan VS Kebohongan

Pernahkah anda suatu saat mebohongi atau dibohongi oleh teman, saudara, tetangga, bahkan sahabat anda? Jika anda pernah berbohong, segeralah bertaubat. Yakinlah bahwa setiap kebohongan yang dilakukan secara terus menerus akan terbuka secara perlahan seiring berjalannya waktu. Ibarat sebuah pepatah mengatakan "sepintar pintar tupai melompat pasti akan ketahuan pada akhirnya". Saat seseorang melakukan kebohongan, maka di kemudian hari seseorang tersebut akan melakukan kebohongan lagi untuk menutupi kebohongan sebelumnya. Artinya, jika setiap kebohongan nilai dosanya cukup besar, alangkah meruginya orang-orang yang selalu melakukan kebohongan berulang-ulang.

Seorang pekerja yang tidak jujur kepada atasannya, maka secara perlahan ketidakjujurannya tersebut akan terbongkar baik secara langsung maupun tidak langsung. Jangan gadaikan harga diri kita hanya untuk sesuatu yang sementara. Kehidupan dunia memang penting, tetapi ada yang lebih penting. Yaitu kehidupan akhirat yang kekal dan tak berujung.Aallahua'lam.

Jumat, 01 Januari 2010

Selamat Tahun Baru 1431 Hiriyah dan 2010 Masehi

Adanya moment pergantian tahun merupakan sarana untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan hidup kita. Seberapa besar prestasi yang sudah kita torehkan? seberapa besar amal saleh yang telah kita perbuat? dan seberapa besar kontribusi kita untuk agama, keluarga, bangsa, dan umat?. Moment tahun baru merupakan moment yang cukup kondusif untuk melakukan perenungan atas apa yang telah kita capai dan menarik hikmah dari setiap kegagalan yang telah kita alami pada waktu-waktu sebelumnya. Meskipun hari ini adalah hari pertama di tahun 2010 M, tetapi untuk kita yang beragama islam, hari ini kita telah memasuki tanggal 15 Muharram 1431 H. Layaknya buku baru yang masih belum kotor dan penuh dengan coretan, mari kita tulis buku catatan tahunan kita dengan tinta prestasi yang warnanya selalu berkilau bagaikan permata.Bismillahirrohmaanirrohiim.

Minggu, 25 Januari 2009

The Real Terorist


Inilah peta yang menggambarkan wilayah kekuasaan israel(warna cream muda). Naudzubillahi mindzalik...mereka dengan semena-mena merapas tanah Palestina dari warga palestina yang telah terlebih dahulu merdeka dan tinggal disana. Taukah anda kalo yahudi itu adalah orang-orang yang dibuang dari eropa dan berbagai negara di dunia ke sebuah tanah di wilayah palestina yang dijajah oleh inggris. Waktu itu inggris menghadiahkan sebuah tanah yang dirampas dari bangsa palestina kemudian memberikan kepada bangsa yahudi.

anda tau kenapa yahudi di usir dari eropa, bahkan hitler memberangus keberadaan mereka di tanah kekuasaannya??? [bersambung]

^_^

Save Palestine


Tangis mereka adalah tangis kita semua...
duka mereka adalah duka kita semua...
sisihkan hartamu walau satu dolar...
karena sesungguhnya diantara bekal akhirat kita
adalah harta yang kita infakan hari ini untuk saudara kita di palestina...
Allahuabar..!!
Yahudi...Yahudi...(HANCURKAN..HANCURKAN!!)
Palestina...Palestina...(SELAMATKAN..SELAMATKAN!!)

Sabtu, 16 Februari 2008

Ada Apa Dengan Valentine

Sejarah Valentine

Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.

Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :

' From Your Valentine '


Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.

Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.

Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.

Saduran dari.:http://al-islahonline.com/bca.php?idartikel=93:.
Semoga Bermanfaat.

Sabtu, 12 Januari 2008

TAHUN BARU HIJRIYAH

Tak ada hingar bingar di tahun baru hijriyah...kenapa hal tersebut bisa terjadi..padahal Indonesia mayoritas penduduknya beragama islam...apakah mereka sudah melupakan bulan-bulan dalam agam islam atau memang mereka tidak merasa meliliki bulan islam itu sendiri...duh menyedihkan...Suatu saat islam memang akan bangkit tapi jika kita saja sudah menyepelkan hal-hal yang cukup kecil dalam islam,gimana kita mau melangkah ke arah yang lebih besar ..mumpung masih suasana tahun baru islam...ayo kembalikan semangat untuk selalu belajar...belajar..dan belajar...

Senin, 31 Desember 2007

TAHUN BARU MASEHI..KENAPA SELALU LEBIH MERIAH DARI TAHUN BARU HIJRIYAH


Entah darimana sejarahnya setiap malam pergantian tahun baru selalu saja ditandai dengan bunyi terompet dan pesta kembang api...apa mereka nggak mikir ya...kalo suara terompetnya malaikat isrofil itu lebih dahsyat dan menggelegar...duh kasian banget orang-orang yang merayakan tahun baru tanpa mengetahui apa makna aktitivitas yang mereka lakukan...

Buat yang belon tau ternyata man, taon baru hijriyah tu memiliki berjuta makna yang luar biasa...diliat dari titik awal penghitungannya pun udah bermakna banget....tau kan..iya betul ..penghitungannya mulai dari Rasulullah hijrah ke madinah...menunjukan bahwa ketika kita memasuki tahun baru, disana harus ada proses hijrah...dari yang biasa saja menjadi luar biasa...dari yang malas menjadi rajin....dari yang tukang bengong jadi lebih produktif...biar gak nyesel di kemudian hari gitu...

jadi tahun baru mana yang seharusnya lebih dimeriahkan oleh kita?Masehi ato Hijriyah..??Hijriyah ato Masehi...?? jawab aja ndiri...

kayanya udah dulu nih ngocehnya hehehe...lagian udah malem juga..mo bobo dulu.

Wassalam Wr.Wr.

.: extreme_smart :.

Sabtu, 29 September 2007

Ketika Semangat Mulai Menurun

Berbicara masalah semangat..jadi inget sama ikhwah yang ada di CENTRIS,hm yah maklumlah mereka belakangan disibukan dengan aktivitas launching yang acaranya seabreg...udah gitu nyambung-nyambung lagi...fiuh gimana nggka cape tuh man....

Tapi don't waorry man asal niat kita hanya untuk mencari keridhoan Allah semata insya Allah semuanya akan dicatat sebagai amal kebaikan..asal kita yakin aja...jadi masihkah kita merasa capek padahal capek kita sudah Allah jamin dengan syurganya...

ikhwah semuanya...sebagai manusia sangat wajar kalo kita merasa capek...fisik capek, obatnya istirahat...trus ruhiyyah capek, obatnya apa dunk...ya perbanyak ibadah donk...tilawahnya,shalat dhuha...De El eL

Semangat itu bagaikan Roda, jika putarannya lebih kencang maka kerikil yang ada akan dirasa sangat ringan tapi jika putaran rodanya lambat maka kerikil kecilpun akan sangat terasa...bener ga tuh....

jawab aja ndiri...^_^